Showing posts with label Info Islami. Show all posts
Showing posts with label Info Islami. Show all posts

Al-Quran Buatan Amerika

0 komen mengomen
Jangan abaikan ini, sebarkan ke semua muslim

UNTUK PERINGATAN BERSAMA..

surah al-baqarah
[120] Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak sekali-kali akan bersetuju atau suka kepadamu (wahai Muhammad) sehingga engkau menurut agama mereka (yang telah terpesong itu). Katakanlah (kepada mereka): "Sesungguhnya petunjuk Allah (agama Islam) itulah petunjuk yang benar". Dan demi sesungguhnya jika engkau menurut kehendak hawa nafsu mereka sesudah datangnya (wahyu yang memberi) pengetahuan kepadamu (tentang kebenaran), maka tiadalah engkau akan peroleh dari Allah (sesuatupun) yang dapat mengawal dan memberi pertolongan kepadamu.

WASPADA !!!
Al-Qur'an Palsu buatan Amerika

Al-Quran baru buatan amerika, berbahaya dan sedang didistribusikan di kuwait , berjudul "The True Furqan" isinya bertentangan sekali. Dibuat oleh 2 perusahaan percetakan; 'Omega 2001' dan 'Wine Press'. Judul lain buku ini 'The 21st Century Quran'! berisi lebih dari 366 halaman baik bahasa Arab dan Inggris, sekarang kabarnya didistribusikan kepada anak2/generasi muda di Kuwait di sekolah2 berbahasa Inggris di sana . Bukunya sendiri memuat 77 surah, termasuk Alfatihah, Al-Jana and Al-Injil. Semuanya dimulai dengan sebuah versi panjang gabungan kepercayaan Kristen tentang tiga tuhan. Dan banyak sekali bertentangan dengan berbagai kepercayaan dalam Islam, seperti mempunyai lebih satu istri dianggap perbuatan Zina, penceraian itu dilarang, dikatakan juga bahwa Jihad adalah HARAM. Buku yang sangat menyesatkan.

Jadi tolong sampaikan kepada semua muslim sedapat kita tentang pemberitaan ini semoga Allah melindungi kita semua dari orang2 Kafir yang jahat, mendustakan Agama Allah SWT.

Contoh: Cover


The Blessing - Al Basmalah

The Opening - Al Fateha

Mudah2an Allah s.w.t. melaknat orang/kelompok yang mencuba menghancurkan Islam. Amin......

sumber : CinaIslam

AWAS!! Nak soya free lg "berkhasiat"? Jom..

5 komen mengomen
GREEN BEAN SOY DRINK Salam semua. Kali ini saya nak sentuh ttg minuman ringan keluaran Yeo Hiap Seng, jenama salah satu pembekal minuman ringan yg tak asing lagi di rantau ini khususnya Singapura dan Malaysia .
Pernahkah anda dengar ttg keluaran produk minuman YHS yg terkini, khususnya minuman kacang soya fusion dgn kacang hijau? Jika anda di Singapura, harap2 baca dulu ya, bahan-bahan yg terkandung dalam minuman ini.





Semasa saya ke salah sebuah pasaraya tempatan, terpandang saya ke arah minuman ini yg saya fikir adalah salah satu lagi keluaran terbaru YHS. Iyerlah, apalah bahan yg nak dibubuh dlm minumankan? So I pick up one and brought to office. Tapi, bila saya baca ingredientsnya........
Cuba lihat kat pic ini. Cuba lihat dekat-dekat.......


Apa ke benda ni? Rupa-rupanya E471 is derived from pig. MasyaAllah, dah takde lagi ke sumber yg baik, yg murni, darimana pihak pengeluar nak dapatkan bahan atau sumber utk membuat produk minuman mereka???? Tidakkah mereka peka dgn pengguna2 Islam yg sememangnya ramai telah terbiasa dgn minuman yg mereka bekalkan atas jenama YHS???


Belek punya belek.....hah, patutlah. Minuman ni diperbuat di....... di negara yg dah mmg dah tersohor bubuh melamine dalam susu!!




Apapun, saya sekedar berkongsi info dan diharap sesiapa yg teringin nak merasa minuman jenama YHS "Green Bean Soy Drink", lupakan sajalah niat anda tu. Tak berbaloi bahan yg haram jika memasuki dlm tubuh badan kita ni!! Harap dapat sebarkan info ini terutama sekali kpd anak-anak kita yg mungkin kurang arif ttg perkara ini.

sumber : Cina Islam

Solat Istiqsa? Apa tu?

0 komen mengomen
Assalamualaikum(korang baca dengan nada suara profesor Izzy kat radio Era..)

Petang td ada orang tanya, "Min, solat istiqsa tu solat apa?" (haa.. Istiqsa? Solat kat masjidil aqsa la kot..) Baru pertama kali aku dengo.. mungkin sebelum ni ada ust Ngajo dalam kelas, tapi mungkin aku ponteng or berkhayal or tido.. huhu.. Ya Allah, jahilnya aku. Aku ni bawak fitnah je kepada agama, kepada daie, kpd jamaah.. teruknya aku..

Tapi solat istiqsa ada ke? Cari punya cari.. Akhirnya jumpa..

Jeng3.. Manede solat istiqsa.. Solat istisqa ada la.. hehe.. silap taip la tu..

Ha.. Korang nih tau ke tak solat istisqa tu apa? Aku mmg mengaku tak tau sebelum nih..

KOrang pun macam same jer dengan aku..? Betul tak? Tak baik tipu.. huhu

Solat Istisqa tu solat mintak hujan..



al-maklumlah sekarang nih musim panas.. hot.. dry.. ape orang panggil tu.. Elnino. ha, macam tulah lebih kureng..

Jadi..?

Meh kongsi sama2 sape yang tak tau tu. Yang dah tau bagus la. Sebagai ulangan jer..

Solat Sunat Istisqa (Minta Hujan) adalah solat sunat yang dikerjakan untuk memohon hujan. Tiga hari sebelum solat istisqa' segenap penduduk diwajarkan berpuasa dan meninggalkan segala kezaliman serta dianjurkan beramal soleh.

Pada hari keempat semua penduduk termasuk yang lemah akan pergi ke tempat yang lapang dengan berpakaian sederhana dan tanpa wangi-wangian untuk solat istisqa'. Solat ini juga diiringi dengan dua khutbah selepas solat.

Pada khutbah pertama hendaklah membaca istighfar 9 kali dan pada khutbah kedua 7 kali.


Ni je la yang aku dapat kongsi, kalau silap tolong tegur, kalau betul pun tegur la jugak.. KAli betul,betul,betul.. ha..

Renung2kan dan selamat beramal..


Usrati Jannati?

2 komen mengomen


Dipetik Daripada Dakwatuna.com


Seperti apakah bentuk keluarga kita? Maklum, ada yang mengatakan rumahku surgaku. Tapi, tak sedikit mengatakan rumah gue kayak neraka. Atau, hambar saja. Tak ada rasa bahwa kita punya keluarga.

Apa pun bentuk keluarga kita itu adalah hasil dari perpaduan tiga faktor pembentuknya. Ketiga faktor itu adalah paradigma yang kita miliki tentang keluarga, kompetensi seluruh anggota keluarga kita dalam membangun keluarga, dan macam apa aktivitas yang ada dalam keluarga kita.

Kalau dalam paradigma kita bahwa keluarga bahagia adalah yang bergelimangan harta, maka motivasi kita dalam berkeluarga adalah mengkapitasisasi kekayaan. Maka, kita akan mencari istri atau suami anak tunggal dari calon mertua yang kaya. Pusat perhatian kita dalam berkeluarga adalah menambah kekayaan.

Bagi paradigma berkeluarga seorang muslim berasal dari motivasi bahwa berkeluarga adalah untuk beribadah kepada Allah, menjaga kesucian diri, dan merealisasikan amal bahwa berkeluarga adalah bagian dari sebuah gerakan menegakkan hukum-hukum Allah di muka bumi. Sehingga, pusat perhatiannya dalam berkeluarga adalah meningkatkan kualitas ruhiyah, fikriyah, nafsiyah (emosi kejiwaan), jasadiyah, dan sosialisasi setiap anggota keluarganya.

Karena itu, membangun keluarga sakinah mawadah wa rahmah (samara) adalah sasaran yang ingin dicapai seorang muslim dalam membentuk berkeluarga. Dalam keluarga yang samara itulah kita akan melahirkan pribadi islami untuk saat ini dan masa depan.

Jadi, sangat penting bagi seorang muslim membangun kompetensi untuk membangun keluarga. Apa itu kompetensi berkeluarga? Kompetensi berumah tangga adalah segala pengetahuan, keterampilan, dan sikap dasar yang harus dimiliki agar seseorang dapat berhasil membangun rumah tangga yang kokoh yang menjadi basis penegakkan nilai-nilai Islam di masyarakat. Maka tak heran jika Rasulullah saw. menyuruh kita untuk pandai-pandai memilih pasangan hidup. Jangan asal pilih.

Abi Hurairah r.a. berkata, bahwa Rasulullah saw. telah bersabda, “Seorang wanita dinikahi karena empat perkara: karena hartanya, karena keturunannya, karena kecantikannya, dan karena agamanya. Berbahagialah orang yang menikahi wanita karena agamanya, dan merugilah orang yang menikahi wanita hanya karena harta, kecantikan, dan keturunannya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Abdillah bin Amrin r.a. berkata, bahwa Rasu­lullah saw. telah bersabda, “Janganlah kamu menikahi wanita hanya karena kecantikannya, sebab kecantikan itu pada saatnya akan hilang. Janganlah kamu menikahi wanita hanya karena hartanya, sebab harta boleh jadi membuatnya congkak. Tetapi nikahilah wanita karena agamanya. Sebab seorang wanita budak yang jelek lagi hitam kelam yang memiliki agama (kuat dalam beragama) adalah lebih baik daripada wanita merdeka yang cantik lagi kaya, tetapi tidak beragama.” (HR. Ibnu Majah).

Ibnu Abbas r.a. berkata, bahwa Nabi saw. telah bersabda, “Empat perkara, barangsiapa memilikinya berarti dia mendapatkan kebahagiaan dunia dan akhirat: hati yang selalu bersyukur, lisan yang selalu berdzikir, badan yang sabar dikala mendapat musibah, dan istri yang dapat menjaga kehormatan diri serta dapat menjaga harta suami.” (HR. Thabrani dalam kitab Al-Kabir dan Al-Ausath, sedang sanad dalam salah satu dan dua riwayat adalah bagus).

Keshalihan diri kita dan pasangan hidup kita adalah modal dasar membentuk keluarga samara. Seperti apakah keluarga samara? Yaitu keluarga dengan karakteristik sebagai berikut:


- Keluarga yang dibangun oleh pasangan suami-istri yang shalih.

- Keluarga yang anggotanya punya kesadaran untuk menjaga prinsip dan norma Islam.

- Keluarga yang mendorong seluruh anggotanya untuk mengikuti fikrah isla

mi.

- Keluarga yang anggota keluarganya terlibat dalam aktivitas ibadah dan dakwah, dalam bentuk dan skala apapun.

- Keluarga yang menjaga adab-adab Islam dalam semua sisi kehidupan rumah tangga.

- Keluarga yang anggotanya melaksanakan kewajiban dan hak masing-masing.

- Keluarga yang baik dalam melaksanakan tarbiyatul aulad (proses mendidik anak-anak).

- Keluarga yang baik dalam mentarbiyah khadimah (mendidik pembantu).

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu is

tri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir. [QS. Ruum (30): 21]

Untuk apa Allah memberikan samara kepada pasangan suami-istri muslim? Sebagai modal untuk meraih kebahagiaan. Bukankah tujuan hidup kita sebagai seorang manusia adalah memperoleh kebahagian? Bagi seorang muslim, ada tiga level kebahagiaan yang ingin dicapai sesuai dengan QS. Al-Baqarah (2) ayat 201.

Dan di antara mereka ada orang yang berdoa, “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka”

-

رَبَّنـــَا آتِــنَا فِي الدُّنْيــَا حَسَنَةً

- وَ فِي اْلآخَرَةِ حَسَنَةً

-

وَ قِــنَا عَذَابَ الــنَّارِ

Itulah sebaik-baik doa seorang muslim. Kita bercita-cita meraih kebahagiaan di dunia. Ketika meninggalkan dunia, kita mendapat kebahagiaan di akhirat. Yang dimaksud dengan al-hasanah (kebaikan) di akhirat adalah surga. Tapi, ada orang yang langsung masuk surga dan ada orang yang dibersihkan dulu dosa-dosanya di neraka baru kemudian masuk surga. Nah, obsesi tertinggi kita adalah wa qinaa adzaaban nar, masuk surga dengan tanpa tersentuh api neraka terlebih dahulu. Sebab, inilah kesuksesan yang sebenarnya bagi diri seorang mukmin.

Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan. [QS. Ali Imran (3): 185]

Karena itu, doa rabbanaa atinaa fiiddunya hasanah… haruslah menjadi syiar yang selalu disenandungkan oleh setiap muslim sepanjang hidupnya di dunia. Ketika seorang muslim dan muslimah menikah, syiar ini bertransformasi menjadi: “Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (QS. At-Tahrim (66): 6)

Inilah tugas pokok seorang kepala keluarga: menjaga agar tidak satupun anggota keluarganya tersentuh api neraka. Untuk menunjukkan bahwa tugas ini sangat penting, Allah swt. memvisualisasikan bagaimana dahsyatnya neraka dan tidak nyamannya orang yang masuk ke dalamnya. Bahkan, orang yang masuk ke dalam neraka menjadi bahan bakar. Diperlakukan kasar dan keras. Padahal, kita tidak pernah ridha jika istri kita diganggu orang di jalan, kita marah jika anak kita dilukai orang, kita tidak mau anggota keluarga kita tidak nyaman akibat kepanasan atau kehujanan. Itulah bentuk rasa sayang kita kepada mereka. Seharusnya, bentuk kasih sayang itu juga menyangkut nasib mereka di akhirat kelak. Kita tidak ingin satu orang anggota keluarga kita tersentuh api neraka.

Tugas berat ini tentu tak mungkin ditanggung oleh seorang kepala keluarga sendiri tanpa ada keinginan yang sama dari setiap anggota keluarga. Artinya, akan lebih mudah jika seorang suami beristri seorang muslimah yang punya visi yang sama: sama-sama ingin masuk surga tanpa tersentuh api neraka. Inilah salah satu alasan bahwa kita tidak boleh asal dalam memilih pasangan hidup.

Karena itu, hubungan suami-istri, orang tua dan anak, adalah hubungan saling tolong menolong. Saling tolong menolong agar tidak tersentuh api neraka. “Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebagian yang lain. mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma’ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat dan mereka taat pada Allah dan Rasul-Nya. mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” [QS. At-Taubah (9): 71]

Tolong menolong. Itulah kata kunci pasangan samara dalam mengelola keluarga. Suami-istri itu akan berbagi peran dan tanggung jawab dalam mengelola keluarga mereka. Sungguh indah gambaran pasangan suami-istri yang seperti ini. Suaminya penuh rasa tanggung jawab, istrinya mampu menjaga diri dan menempatkan diri. “Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang shalihah ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara mereka.” [QS. An-Nisa' (4): 34]

Pasangan suami-istri yang seperti itu sadar betul bahwa keluarga harus dikelola seperti sebuah organisasi. Bukankah keluarga adalah unit terkecil dalam susunan organisasi masyarakat? Bukankah keluarga miniatur sebuah negara? Jadi, kenapa banyak keluarga berjalan tanpa pengorganisasian yang memadai?

Jika kita yakin bahwa keluarga adalah sebuah lembaga, maka sebagai lembaga harus terorganisasi. Ada pemimpin ada yang dipimpin. Ikatan antara pemimpin dan yang dipimpin adalah ikatan kerjasama. Kerjasama haruslah punya tujuan yang terukur. Dan tujuan yang ingin dicapai haruslah diketahui bagaimana cara mencapainya. Itu artinya, cara pencapaiannya harus direncanakan. Setiap rencana baru bisa sukses jika diiringin kemauan yang kuat (azzam).

Dan salah satu rahasia keberhasilan realisasi sebuah rencana adalah ketika rencana itu dibuat dengan prinsip syura. Semakin tinggi tingkat partisipasi, maka akan semakin tinggi potensi keberhasilan tujuan itu dicapai. Inilah salah satu rahasia keberhasilan Rasulullah saw. mengelola para sahabat. Karena Rasulullah saw. selain berlemah-lembut, juga mengajak peran aktif mereka dalam bermusyawarah membuat rencana-rencana strategis (lihat QS. Ali Imran (3): 159].

Artinya, keluarga juga akan sukses mencapai tujuan-tujuannya jika menerapkan prinsip syura dalam perencanaannya. Bahkan, untuk urusan menyapih (ibu berhenti memberi ASI) pun harus disyurakan. Ini perintah Allah swt. Silakan lihat QS. Al-Baqarah (2) ayat 233.

Jadi, jika ingin tidak ada satu orang keluarga pun tersentuh api neraka, kita harus merencanakannya. Tetapkan ini sebagai visi keluarga kita. Lalu, breakdown agar menjadi sebuah langkah yang aplikatif. Jika kita perinci, kira-kira akan menjadi seperti ini.

Visi keluarga kita:

Tidak ada satu pun anggota keluarga tersentuh api neraka وَ قِــنَا عَذَابَ الــنَّارِ

Misi keluarga kita:

  1. Mencapai derajat takwa yang sebenarnya التَّقْوَى حَقَّ تُـقَـاتِه)ِ)
  2. Memperoleh hidup mulia atau mati syahid عَيْشْ كَرِيْمًا أَوْ مُتْ شَهِيْد)ً)

Strategi untuk mencapai visi dan misi keluarga kita:

1. Setiap anggota keluarga mengikuti tarbiyah (pendidikan) dalam bentuk tilawah Al-Qur’an, ada proses tazkiyah (pembersihan diri), dan taklim.

2. Setiap anggota keluarga menjalankan ibadah sampai derajat ihsan.

3. Setiap anggota keluarga berdakwah dan berjihad fii sabilillah.

4. Ada anggota keluarga yang menjadi pemimpin masyarakat (istikhlafu fiil ardhi).

Arah kebijakan keluarga kita:

1. Semua anggota keluarga kita harus tertarbiyah.

2. Setiap anggota keluarga harus memiliki jadwal ibadah unggulan pribadi, baik secara ritual maupun sosial.

3. Secara jama’i (bersama-sama), keluarga harus punya jadwal ibadah unggulan, baik ritual maupun sosial.

4. Harus memiliki agenda dakwah di dalam keluarga.

5. Harus memiliki agenda dakwah di untuk masyarakat sekitar.

6. Menghadirkan suasana keluarga yang mendukung tercapainya visi dan misi keluarga.

7. Mendidik setiap anggota keluarga untuk mencapai kualitas keluarga sebagai pemimpin umat.

8. Menyediakan sarana dan prasarana pendukung tercapainya visi dan misi keluarga.

Setelah arah dan kebijakan ditetapkan, perincilah ke dalam program dan kegiatan yang aplikatif.

Mungkin tabel seperti di bawah ini bisa membantu dalam menyusun rencana agar tidak satu pun anggota keluarga kita tersentuh api neraka.

Introduction

Aku hanya insan biasa yang ingin berkongsi sedikit ilmu dan buah fikiran. "Ballighu anni walau ayat" "wazakkir fainnna zikra tanfaul mukminin" InsyaAllah.

LinkWithin

.

Al-Faqir

My photo
Nama Muhammad Al-Amin Hj Salleh. Dilahirkan di Kluang, Johor. Kemudian dibesarkan di Kulai, Johor sebelum berhijrah ke Kuala Terengganu selama 10 Tahun. Kini menetap di Bandar Seri Putra, Kajang, Selangor. Saya sekarang merantau ke bumi Anbiya' Mesir untuk menuntut dengan para Ulama'. Mengambil jurusan di Jabatan Syariah & Undang-undang, Kuliah Syariah Islamiah, Uni. Al-Azhar, Kaherah, Mesir. Moga pelaburan yang Ibu & Ayah lakukan ini akan berjaya menjadi saham didunia dan akhirat. InsyaAllah. Perantau di Bumi Allah. Johor - Terengganu - Selangor - Mesir

Followers